Memberi yang terbaik pada-diri

by acephidayat

Ada sebuah doa yang orang menyebutnya doa sapu jagat “ Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina aja banner “ Ya Tuhan kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkanlah kami dari api neraka. “ Doa tersebut memberi sebuah inspirasi untuk kita berharap agar kebaikanlah yang selalu didapatkan di dua alam dimensi yakni dunia dan akhirat muara akhirnya juga kita ingin tinggal di Surganya kelak.

Bagaimana untuk meraihnya selain kita memohon kepada Alah SWT, adalah dengan mengubah sudut pandang dalam diri untuk selalu berusaha mendapatkan yang terbaik dunia dan di akhirat. Persepsi ini dibangun oleh kita agar kehidupan yang singkat bisa kita nikmati dan tak menyesal ketika memasuki akhirat kelak.

Meraih kebaikan didunia , ada beberapa hal yang harus dilakukan , berusahalah bekerja sebaik-baiknya dalam tiap pekerjaan kita. Belajar dengan keras , prestasi akademis yang tinggi akan didapatkan , dikelas menjadi yang terbaik, disegani oleh kawan dan disayangi oleh guru. Bekerja dengan keras , niscaya gaji yang tertinggi ataupun pendapatan yang kita inginkan akan didapatkan. Imbasnya adalah keinginan –keinginan hidup mapan bisa juga kita dapatkan , memilki kendaraan yang bagus, pakaian yang bagus, rumah ataupun barang-barang lainnya.

Dunia tak salah untuk kita kejar, tak akan membuat diri sombong bila diri mampu menempatkan dunia ditangan bukan di hati. Hidup yang singkat dengan menghargai diri, menyayangi diri dan memberikan yang terbaik buat diri ini adalah bentuk untuk meraih kenikmatan dunia.salah satu contoh berpakaian pakailah pakaian terbaik kita miliki, orang-orang senang melihat bukan untuk ujub namun sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang menciptakan diri ini. Diri akan menjadi percaya diri, timbul motivasi dan semangat berkarya. Sekali lagi ini adalah bentuk penghargaan diri .

Bagaimana dengan meraih kebaikan akhirat. Kita meyakini sebagai muslim akhirat pastilah datang. Menyikapinya akan membuat diri tenang,melahirkan harapan sekaligus kontrol diri . Manusia memiliki dua kehidupan yang harus disikapi berimbang , tidak berlebihan namun hanya kata kuncinya adalah BEKERJA KERAS meraih keduanya.

Meraih kebaikan akhirat utamanya adalah menggapai keridhoan Allah SWT. Ridhonya akan didapatkan ketika manusia tunduk taat kepada-NYa. Mengerjakan amal-amal ibadah Wajib maupun sunah dan melakukan kebaikan dalam hubungan muamalah dngan manusia dan alam semesta.

Meraih kebaikan diakhirat tidak bisa dilakukan dengan melakukan ibadah setengah-setengah. Pengabdian menuntut pengorbanan , pengabdian menuntut keseriusan, pengabdian penuh keikhlasan. Hal-hal ini dilakukan akan membuat diri menjadi semangat, focus, tak main-main dalam menjalani setiap ibadah yang dilakukan.

Indah nian bila kebaikan dunia dan akhirat didapatkan. Hidup tak sia-sia , tak pernah ada penyesalan dan kembali menghadap sang Rabbi dengan hati yang penuh kerinduan, kelapangan .