Maknai Ulang Mars “ Aku Anak ROHIS “

by acephidayat

ROHIS SMP 175MARS AKU ANAK ROHIS

Aku Anak ROHIS “
Selalu optimis
Punya ciri-ciri berwajah manis
Berjengkot tipis tidak berkumis
Walau berkantong tipis tetap aktivis

Sebuah memoar lagu lama yang kembali menyentak nurani , dan terasa maknanya untuk saat ini. Sebuah nasyid yang simpel, dan mudah untuk dinyanyikan, sebuah nasyid yang merupakan Mars bagi kami aktivis ROHIS . Sebuah syair kebanggaan dan menjadi sebuah penyemangat bagi kami dahulu.

Namun saat ini melepas pada pandangan sejak 14 tahun yang lalu tuk pertama kalinya mendengar nasyid ini , dan melirik lirik nasyid tersebut saat ini, ternyata lirik tersebut bukanlah sebuah syair yang biasa, namun didalamnya terdapat sebuah ciri dan komitmen anak ROHIS dalam dakwah.

Judul Nasyid tersebut “ AKU ANAK ROHIS “ , sebuah nasyid yang sangat khusus ditujukan untuk ROHIS ( Rohani Islam ) sebuah ekstrakurikuler keagamaan di sekolah, baik ditingkat SMP, SMU maupun kampus. Organisasi yang mengajarkan nilai-nilai Islam di dalamnya dan membentuk pribadi-pribadi muslim yang luar biasa. Dengan sebuah sentuhan Islam, seorang yang bukan siapa-siapa dahulunya, ketika bersentuhan dengan nilai-nilai Islam. Ia tumbuh menjadi sosok yang penuh motivasi dalam hidup , pembelajar keras dan tekun dan selalu berusaha menebarkan nilai-nilai kebaikan dalm lingkungan sekolahnya maupun rumahnya. Ia menjadi sosok-sosok yang berani mengambil kepemimpinan di kelas, OSIS, Ekstrakurikuler lain . Mungkin tak berlebihan dapat dikatakan bahwa seperti Bilal bin Rabbah yang awalnya seorang budak , seseorang yang tak pernah dipandang oleh makhluk dunia, namun setelah disentuh dengan Islam, dirinya tumbuh menjadi sosok yang disegani, dan dapat menjadi sosok seorang Gubernur disebuah negeri.

Mengapa karakter-karakter kebaikan, kepemimpinan , motivasi yang kuat hal tersebut bisa terjadi di ROHIS , karena dorongan bait kedua dari lirik nasyid tersebut yakni “ SELALU OPTIMIS “.Itulah keperibadian anak ROHIS, selalu memandang hidup dalam sudut pandang positif. Apapun kejadian hidup baik suka terlebih duka, akan disikapinya dengan OPTIMIS. Dalam kamus anak ROHIS “ Tak ada kata menyerah “ yang ada adalah berjuang dan terus berjuang. Keep Spirit

Hal menarik lagi ketika kita melihat isi dari bait ketiga yakni “ PUNYA CIRI-CIRI BERWAJAH MANIS “ itulah ciri-ciri anak ROHIS , wajah manis menandakan senyuman terindah, wajah manis menandakan kebahagian, wajah manis menandakan sebuah sikap yang memberikan kedamaian kepada siapa saja. Wajah manis adalah wajah kebaikan, ciri yang sangat luar biasa dari anak ROHIS, setelah memiliki kepribadian selalu optimis, ditambah dengan ciri berwajah manis, maka sosok anak ROHIS akan menjadi sosok yang rindukan dalam pergaulan, disenangi oleh orang-orang baik kawan, guru, orang tua, saudara dan sebagainya. Maka bila dapat ditafisrkan sosok anak ROHIS adaah sosok yang tak hanya manis wajahnya, namun manis pula dalam tutur kata baik SECARA LISAN MAUPUN TULISAN , dan juga sikap .

Bait ke empat “ BERJENGGOT TIPIS TIDAK BERKUMIS “ , ini adalah sebuah ciri yag dapat menggambarkan komitmen dari menjalankan ajaran-ajaran Islam. Memelihara jenggot adalah sebuah sunah Rasulullah SAW. Bila anak ROHIS sudah senantiasa berkomitmen dengan sunah Rasulnya, Insya Allah hal-hal yang merupakan ibadah wajib sudah senantiasa dilaksanakannya. Berjenggot tipis juga ciri anak ROHIS . Ia bagaikan tanda pengenal yang sederhana sebelum orang menilai anak ROHIS dari akhlaknya. Ahh sebuah tanda pengenal yang sangat sederhana, dan mungkin saat ini tanda tersebut sudah mulai hilang dari diri kami.

Hal terakhir dari bait Mars Anak ROHIS yaitu “ WALAU BERKANTONG TIPIS TETAP AKTIVIS “. Ini bait komitmen , janji yang harus tetap ditepati. Bahwa berkantong tipis menggambarkan kesulitan hidup , boleh dikatakan kesulitan ekonomi. Masing-masing orang memiliki problem masing-masing . Ada yang diberikan ujian kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, membayar biaya sekolah atau kuliah, ongkos menuntut ilmu , bahkan ongkos untut berdakwah. Namun Anak ROHIS tetaplah anak ROHIS yang sampai kapanpun terhadap kesulitan tersebut tetap menjadi AKTIVIS. Ya Aktivis adalah pekerjaan dan hakikat amal yang penuh kemulian. Memaknai aktivis sebagai sosok-sosok yang menebarkan nilai-nilai kebaikan dimana saja dan kapan saja , agen perubahan bangsa dengan perbaikan dalam moralitas, pemikiran, dan aksi-aksi nyata . Karena itu pekerjan kantor, kesibukan mengurus diri, istri, anak dan keluarga, business, belajar disekolah, studi dikampus ataupun pekerjan –pekerjaan didunia lainnya, tak pernah seharusnya menjauhkan diri dari komitmen untuk tetap MENJADI AKTIVIS. Sebuah ungkapan yang indah “ Nahnu Duat Qabla Sa’I “ ( Kita adalah Dai sebelum menjadi segalanya ) .

Subhanallah sebuah syair penyemangat tersebut mudah-mudahan kembali mengaskan pada diri “ AKU ADALAH ANAK ROHIS yang memiliki keoptimisan, berwajah manis, jenggot yang tipis dan walau berkantomg tipis , AKU AKAN TETAP AKTIVIS.

Ya Rabb , Mari kita berdoa untuk diri dan rekan-rekan kita sesama aktivis dakwah dahulu, adik-adik kita yang masih di ROHIS dan seluruh anak ROHIS di muka bumi , Ya Rabb Jadikanlah kami tetap “ ANAK ROHIS “ yang akan selalu menjadi “ AKTIVIS “ hingga akhir hayat.

*. Memori Rujak Party, ROHIS SMP 175, tahun 1996, Jazakallah untuk abang-abang Ulul Azmi dan mba-mbaku yang telah memperkenalkan ROHIS kepada saya.

Acep Hidayat

19 Desember 2010